Ketika sholat kita jadikan kebutuhan, bukan sekadar kewajiban, hati perlahan belajar mencintainya. Sholat tidak lagi terasa sebagai beban yang harus diselesaikan, tetapi menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dari kesibukan dunia dan kembali menghadap Allah.
Karena itu, jangan menunggu hati menjadi tenang untuk kemudian rajin sholat. Justru jagalah sholat agar hati memiliki tempat untuk kembali ketika menghadapi kegelisahan dan ujian kehidupan. Mulailah membangun kebiasaan menjaga sholat tepat waktu, memperbaiki kekhusyukan, memahami bacaan, dan berusaha menghadirkan hati ketika menghadap Allah.
Ust. Aris Alwi, motivator **Gedor Pintu Langit** dan Ketua **Yayasan Malomo Untuk Semua**, mengingatkan pentingnya menjadikan ibadah sebagai kebutuhan hati. Ketika seseorang terus berusaha mendekat kepada Allah, sholat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Istiqomah memang membutuhkan perjuangan. Ada hari ketika tubuh terasa lelah, pikiran dipenuhi masalah, atau aktivitas membuat kita kurang fokus. Namun, jangan jadikan keadaan tersebut sebagai alasan untuk meninggalkan sholat. Kembalilah kepada Allah dan terus perbaiki diri sedikit demi sedikit.
Semoga kita mampu menjaga sholat dalam keadaan apa pun, bukan hanya ketika sedang membutuhkan pertolongan. Semoga hati kita semakin mencintai ibadah, merasakan ketenangan ketika bersujud, dan menjadikan sajadah sebagai tempat untuk mendekat, bersyukur, memohon ampun, serta menyerahkan segala urusan kepada Allah.
Hingga akhirnya, sajadah bukan lagi tempat yang terasa berat untuk didatangi, tetapi menjadi tempat yang selalu dirindukan setiap waktu.
#Sholat #IstiqomahSholat #MotivasiIslami #KetenanganHati #Ibadah #SholatTepatWaktu #MendekatKepadaAllah #Sujud #Doa #UstArisAlwi



















