Bagi seseorang yang sudah terbiasa bangun untuk melaksanakan sholat tahajud, ada rasa yang berbeda ketika suatu malam tiba-tiba tidak terbangun. Hati terasa menyesal, kecewa kepada diri sendiri, bahkan muncul perasaan seolah-olah telah gagal menjaga kedekatan dengan Allah. Terlebih ketika biasanya kita bisa bangun, berwudhu, menggelar sajadah, lalu bermunajat dalam sunyi malam. Namun, jangan biarkan penyesalan berubah menjadi alasan untuk berhenti. Jika malam ini kita terlewat tahajud, bukan berarti Allah menutup pintu untuk kita. Bisa jadi Allah sedang mengajarkan kita tentang pentingnya kesungguhan, evaluasi, dan kembali mengetuk pintu-Nya.
Perbaiki waktu tidur. Kurangi aktivitas yang membuat tubuh terlalu lelah. Pasang alarm. Minta kepada Allah sebelum tidur agar dibangunkan. Tidurlah dengan niat yang kuat untuk kembali menghadap-Nya pada sepertiga malam. Dan ketika akhirnya terbangun, jangan berpikir harus melakukan banyak hal. **Mulailah lagi meskipun hanya dengan dua rakaat.** Dua rakaat yang dilakukan dengan hati yang rindu kepada Allah jauh lebih baik daripada membiarkan rasa bersalah membuat kita tidak melakukan apa-apa.
Ust. Aris Alwi, motivator *Gedor Pintu Langit* sekaligus Ketua Yayasan Malomo Untuk Semua, senantiasa mengingatkan tentang pentingnya terus mengetuk pintu langit. Dalam perjalanan menuju istiqomah, manusia tidak selalu sempurna. Ada kalanya kuat, ada kalanya lemah; ada malam ketika mudah bangun, ada malam ketika tubuh terlalu lelah. Tetapi jangan pernah berhenti mengetuk pintu Allah.
Justru rasa menyesal setelah terlewat tahajud dapat menjadi tanda bahwa hati masih memiliki kerinduan kepada Allah. Jadikan penyesalan itu sebagai bahan bakar untuk memperbaiki diri, bukan sebagai cambuk yang membuat kita putus asa. Istiqomah bukan berarti tidak pernah jatuh. Istiqomah adalah **terus kembali setiap kali terjatuh.**
Maka, jika malam ini tahajud terlewat, jangan menyerah. Ambil pelajaran, perbaiki ikhtiar, perbarui niat, lalu mulai kembali. Semoga Allah menguatkan langkah kita, membangunkan kita pada waktu terbaik untuk bermunajat, mengampuni kelalaian kita, dan menjadikan tahajud bukan sekadar rutinitas, tetapi **ibadah yang dirindukan hati**.
Ya Allah, jangan biarkan satu malam yang terlewat membuat kami menjauh dari-Mu. Bangunkan kami kembali untuk mengetuk pintu langit-Mu. Berikan kami kekuatan untuk istiqomah, meskipun perlahan, meskipun dengan dua rakaat, asalkan kami terus berjalan menuju-Mu.
**Jangan menunggu menjadi sempurna untuk kembali kepada Allah. Kembalilah sekarang, dan teruslah mengetuk pintu langit. InsyaAllah, rahmat-Nya selalu lebih luas daripada kelemahan kita.**
#SholatTahajud #Tahajud #Istiqomah #MotivasiIslam #MotivasiIslami #RenunganIslam #KajianIslam #DoaMalam #GedorPintuLangit #UstArisAlwi #YayasanMalomo #Islam #Muslim #DakwahIslam #Hijrah #InspirasiIslam #NasihatIslam #Allah #Doa #Ramadan





















